
Siaran-post.com- Bogor – Panen Cabe merah yang dilaksanakan oleh kelompok tani Garitan dan Pemerintah Desa Kalong Liud mendapatkan apresiasi dukungan dari Dirut PT Antam TBK yang berlangsung di kebun kelompok tani Garitan Desa Kalong Liud Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor. Senin (27/10/2025)
Panen raya cabe merah Program ketahanan pangan tersebut dilakukan secara bersamaan diantara lain Kapolsek Nanggung, Danramil 2117/Nanggung, koordinator penyuluhan BPP wilayah III, General manager UBPE Pongkor, CSR&ER Division Head Java Region, Ketua APDESI dan Kades se-Kecamatan Nanggung, para anggota kelompok tani Garitan,Tim pendamping dari PT Bumintala Bangun Mandiri, Forkopincam Kecamatan Nanggung dan masyarakat Kalong Liud.
Dirut PT Antam Tbk Achmad Ardianto mengungkapkan, Panen raya Cabe merah program Garitan Kalong Liud adalah wujud nyata bagaimana nilai keberlanjutan, kemandirian, dan gotong royong dapat tumbuh dalam masyarakat, program Garitan gerakan ramah lingkungan menuju ketahanan pangan Desa Kalong Liud adalah bagian dari komitmen Antam untuk memberdayakan masyarakat berbasis potensi lokal. Ungkapnya

Program ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan”sundung Cisarua” yang sebelumnya membawa UBPE Pongkor meraih proper emas. Melalui Garitan, kita memperluas manfaat dan memperdalam dampak bukan hanya menghasilkan produk pertanian, tetapi juga menumbuhkan ekosistem sosial ekonomi langsung bagi warga. Apa yang di lakukan Antam melalui Garitan Kalong Liud adalah bentuk kongkret dukungan BUMN terhadap implementasi Asta Cita di tingkat akar rumput, karena kedaulatan pangan bukan hanya tentang produksi nasional, tetapi tentang Desa yang mandiri, petani yang sejahtera, dan masyarakat yang berdaya. Jelasnya
Melalui Garitan, Antam tidak hanya memenuhi tanggung jawab lingkungan dan sosial, tetapi juga menerjemahkan nilai-nilai keberlanjutan kedalam tindakan nyata yang dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat.
Program ini akan terus kita kembangkan dan dorong menjadi inovasi sosial unggulan UBPE Pongkor dalam penilaian proper emas 2025. Sekaligus menjadi model kolaborasi multipihak yang dapat direplikasi di wilayah lain di Indonesia. Ujarnya
Saya mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi Tim UBPE Pongkor dan CSR Antam, Pemerintah Desa Kalong Liud, para petani, ibu-ibu kelompok wanita tani, mitra pendamping dari PT Bumintala Bangun Mandiri, serta semua pihak yang menjadi Garitan bukan hanya program, tetapi gerakan hidup yang menumbuhkan harapan. Mari kita teruskan semangat ini, karena keberlanjutan bukan sekedar menjaga alam, tetapi tentang menjaga kehidupan, kedaulatan pangan dan masa depan. Ucapnya
Kandi (Nkhan)
Supriatna (Botol)
