
Bogor,-SP.com- Pasca musibah kabut asap Gunung Pongkor yang terjadi pada hari Selasa(13/01/2025), PT.Antam TBK UBPE Pongkor bekerjasama dengan pihak Kepolisian khususnya Polsek Nanggung dan Koramil 2117/Nanggung bersama BPBD Kab.Bogor mengupayakan pertolongan kepada warga masyarakat yang di duga terjebak di lokasi kabut asap tersebut .
Menurut Java Region CSR dan Sub Division Head PT.Antam TBK UBPE Pongkor Agustinus Toko Susetio menjelaskan bahwa perusahaan menggandeng Polsek Nanggung dalam penanganan masalah kabut asap tersebut.
” Pihak perusahaan bekerjasama dengan Aparat Penegak Hukum telah bekerjasama dalam penanganan masalah tersebut dan kami memprioritaskan aspek kemanusiaan dan keselamatan diatas segalanya “, jelasnya.
“Tim penyelamatan dari PT.Antam sendiri bekerja secara profesional dengan mengedepankan unsur keselamatan dan kemanusiaan, walaupun banyak rintangan dan kendala yang di hadapi namun kami tetap bekerja keras agar bisa mengevakuasi para korban secepatnya “, tambahnya.
” Salah satu kendala yang terjadi adalah masih adanya kabut asap berbahaya berupa Karbon Monoksida (CO) yang melebihi ambang batas normal, sehingga kami harus tetap berhati-hati agar tidak terhirup oleh tim evakuasi “, tambahnya .
Hal tersebut juga di sampaikan oleh Kapolsek Nanggung Kapolsek Nanggung saat ini dijabat oleh AKP Ucup Supriatna, S.Pd., M.Pd., yang menjelaskan kronologis penyelamatan warga yang terjebak kabut asap tersebut.
” Polsek Nanggung bersama PT.Antam dan Forkopimcam sudah melakukan mitigasi dengan Puslabfor Mabes Polri dan juga Dirkrimsus Polda Jabar terkait peristiwa kabut asap tersebut ” ,jelas Kapolsek Nanggung AKP Ucup Supriatna, S.Pd.,M.Pd.
” Kami juga sudah membentuk Posko siaga Polsek Nanggung terkait peristiwa kabut asap ini agar masyarakat bisa melaporkan apabila ada yang kehilangan keluarganya “, tambahnya .
” Bersama PT.Antam juga kami sudah mengevakuasi 3 orang korban dari Desa Urug Kecamatan Sukajaya dan 2 orang korban dari Desa Malasari Kecamatan Nanggung, dan untuk langkah selanjutnya kami masih menunggu laporan dari masyarakat apabila ada warga masyarakat yang kehilangan keluarganya karena kepulan asap masih belum bisa ditembus akibat gas CO nya masih keras dan berbahaya “, tutup Kapolsek Nanggung .
RDK & DENI JENOTT
