
Bogor,- SP.com || Di tengah minimnya perhatian dari Pemerintah Desa terhadap infrastruktur lokal, Haji Baster selaku Tokoh Masyarakat setempat secara sukarela merogoh kocek pribadi untuk membiayai perbaikan jalan lingkungan dan akses jalan menuju Pondok Pesantren.
” Aksi nyata ini dilakukan sebagai bentuk keprihatinan atas kondisi jalan yang rusak parah dan tak kunjung mendapat sentuhan bantuan dari anggaran Desa “, jelasnya.
Akses vital bagi santri dan warga, namun permohonan ke Desa selalu nihil hasilnya.
Perbaikan ini sepenuhnya dibiayai oleh tokoh masyarakat tanpa campur tangan pihak Desa.
“Kami sudah pernah melapor ke kantor Desa, tapi tidak pernah ada respons nyata. Untung ada Tokoh Masyarakat Haji Baster yang peduli,” ujar RT Usup selaku RT setempat bersama warga.
Jalan lingkungan menuju akses Pesantren di Kampung Pasir Ater RT 03 RW 05 Desa Curugbitung, Kecamatan Nanggung Kab.Bogor tadinya mulus setelah bertahun-tahun terabaikan. Menariknya, perbaikan ini bukan hasil kerja keras Pemerintah Desa, melainkan dibiayai sepenuhnya oleh Tokoh Masyarakat yaitu Haji Baster.

Warga menyayangkan sikap pasif pihak Desa yang seolah tutup mata terhadap kondisi jalan akses pendidikan tersebut.
“Jalan ini sangat vital bagi para santri, tapi pihak Desa tidak pernah turun tangan sama sekali,” ungkap seorang warga setempat.
Haji Baster menyatakan bahwa langkah ini diambil demi kenyamanan para santri dan masyarakat luas. Meskipun diapresiasi warga, aksi swadaya ini menjadi sindiran keras bagi pengelolaan dana Desa yang dianggap tidak tepat sasaran dalam memprioritaskan pembangunan di wilayah Desa Curugbitung.
” Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan gotong-royong ini bisa menggugah Pemdes Curugbitung untuk menganggarkan program pembangunan di wilayah Kampung Pasir Ater ” ,tutup Haji Baster .
(KUDIL)
