
Bogor,- SP.com – Warga Kampung Nyomplong, Desa Curugbitung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, dilaporkan menyampaikan keluhan mendalam karena merasa “dianaktirikan.
Terkait kondisi infrastruktur jalan yang rusak parah selama bertahun-tahun. Meskipun terdapat berbagai proyek pembangunan jalan di wilayah sekitarnya, akses ke kampung ini sering kali luput dari perbaikan menyeluruh.
Keluhan Warga dan Kondisi Terkini
Warga merasa pembangunan infrastruktur tidak merata, di mana jalan utama di kampung mereka tetap rusak sementara wilayah lain mulai diperbaiki.
Meskipun beberapa proyek besar telah berjalan, warga di level kampung seperti Nyomplong masih menantikan realisasi perbaikan yang langsung menyentuh pemukiman mereka, mengingat banyak titik yang masih terhambat oleh kerusakan faktor alam.

Pernyataan dari RT Sardi mengenai kondisi jalan di Kampung Nyomplong, Desa Curugbitung, mencerminkan keluhan yang sedang berkembang di wilayah tersebut terkait kesenjangan pembangunan infrastruktur antara tahun 2023 dan 2025.
Berdasarkan Pantauan Situasi Terkini.
Kesenjangan Pembangunan (2023 vs 2025): RT Sardi menyatakan bahwa pada tahun 2023, saat masa jabatan Kepala Desa sebelumnya, Kampung Nyomplong masih mendapatkan perhatian berupa bantuan pembangunan. Namun, hingga memasuki tahun 2025,
warga merasa wilayah mereka mulai “dianak tirikan” karena belum ada realisasi pembangunan atau perbaikan jalan yang signifikan.
Pernyataan RT Sardi ini merupakan bentuk desakan agar Pemerintah Desa segera mengalokasikan Dana Desa 2025 untuk pemerataan infrastruktur, agar Kampung Nyomplong tidak terus tertinggal dibanding wilayah lain yang sudah tersentuh perbaikan.
(YUDI KUDIL)
