
Bogor, Siaranpost.com || Laga penutup sekaligus Grand Final Cisarua Cup 2026 mempertemukan dua kesebelasan terbaik, Relabor FC (Langkob Kidul) menghadapi Persipo FC (Pongkor).
Pertandingan puncak tersebut berlangsung di Lapangan Desa Cisarua, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Senin (28/09/2026).
Duel ini menjadi penentu siapa yang berhak menyandang gelar Juara Cisarua open Cup 2026. Kedua tim dipastikan tampil habis-habisan untuk meraih kemenangan di laga pamungkas.
Tak hanya memperebutkan gelar juara, turnamen ini juga menawarkan hadiah yang menarik. Juara pertama mendapatkan seekor kerbau dengan kisaran harga Rp24 juta.
Sementara itu, juara kedua mendapatkan seekor kerbau dengan kisaran harga Rp18 juta, sedangkan juara ketiga mendapatkan seekor kambing.

Besarnya hadiah dan gengsi pertandingan membuat Grand Final Cisarua Open Cup menjadi tontonan yang dinantikan masyarakat.
Kini, semua mata tertuju ke lapangan. Relabor FC atau Persipo FC? Siapa yang akan membawa pulang kerbau senilai Rp24 Juta dan menjadi kampiun Cisarua Cup 2026.
Ketua Panitia Cisarua Open Cup 2026, H. Sahrudin Toha (H. Bule), dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan jalannya turnamen.
Apresiasi tersebut disampaikan kepada jajaran panitia penyelenggara, Pemerintah Desa Cisarua, Pemerintah Kecamatan, Polsek Nanggung, Koramil Nanggung, Satpol PP, Linmas, serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan turut menjaga pertandingan berlangsung dengan aman, tertib, dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Menang dan kalah merupakan hal yang biasa dalam sebuah pertandingan. Namun, yang terpenting adalah bagaimana melalui turnamen ini kita mendapatkan pengalaman yang berharga. Saya sangat mengapresiasi semangat dan sportivitas yang telah ditunjukkan para pemain selama pertandingan,” ujar H. Bule.
Menurutnya, Cisarua Open Cup 2026 bukan hanya menjadi ajang untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi wadah bagi para pemain, khususnya generasi muda, untuk mengasah kemampuan, membangun kerja sama tim, meningkatkan kedisiplinan, serta belajar menerima hasil pertandingan dengan sikap sportif.
“Turnamen ini bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi juga bagaimana kita membangun kebersamaan, persaudaraan, dan semangat sportivitas melalui olahraga,” tambahnya.
Melihat tingginya antusiasme peserta dan masyarakat serta semangat sportivitas yang ditunjukkan sepanjang kompetisi, H. Bule berharap Cisarua Open Cup dapat kembali digelar pada tahun-tahun mendatang dengan cakupan peserta yang lebih luas dan penyelenggaraan yang semakin baik.
Ia juga berharap turnamen tersebut dapat terus menjadi wadah positif bagi talenta-talenta muda untuk berkembang sekaligus mempererat silaturahmi antarpemain, klub, dan masyarakat.
Editor : Denny Jenott
Jurnalis : Yudi Kudil & Supriatna Botol

Alhamdulillah perhelatan open tournamen Cisarua cup season 111 telah usai,mari kita sama sama untuk kita semua lebih baik lagi,kita semua bukan tentang siapa yg hebat dan siapa yg menang,tetapi kita bagai mana cara nya untuk kita bisa lebih baik lagi,Saya atas nama KETUA PANITIA berterimakasih!
kepada semua pihak yg telah mendukung acara kami,KPD APH,DAN Muspika,AWAK MEDIA.PARA SPONSOR PARA DONATUR YG IKUT Berpartisipasi JALAN NYA PERTANDINGAN