
Bogor,- Siaran-post.com– Turnamen akbar sepak bola tahunan, Grand Final Open Turnamen Sepak Bola Curugbitung Cup 2026, sukses digelar di Lapangan Stadion Legok Unah, Desa Curugbitung, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Laga puncak ini berhasil menyedot animo luar biasa dari masyarakat, terbukti dengan hadirnya ribuan penonton yang memadati seluruh sisi lapangan untuk mendukung tim kebanggaan mereka.
Guna memastikan laga penentu ini berjalan aman, tertib, dan lancar, pengamanan ketat dilakukan secara kolaboratif. Aparat gabungan dari Kepolisian Sektor (Polsek) Nanggung, Koramil (Danramil), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) bersinergi penuh dengan panitia lokal di lapangan.
Tak hanya aparat keamanan, antusiasme dan dukungan terhadap turnamen ini juga ditunjukkan dengan kehadiran jajaran aparatur pemerintahan desa, termasuk Kepala Desa dan Sekretaris Desa (Sekdes) Curugbitung yang turut memantau langsung jalannya pertandingan dari tribun kehormatan.
Kapolsek Nanggung menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kerja sama seluruh elemen masyarakat dan suporter yang hadir, sehingga turnamen sepak bola ini dapat menyajikan tontonan yang menghibur tanpa adanya kendala keamanan.
“Kami mengapresiasi tinggi kesadaran seluruh pihak yang hadir hari ini. Sejak awal sebelum peluit pertama ditiup, kami bersama panitia telah memberikan imbauan tegas agar seluruh penonton dan suporter menjunjung tinggi sportivitas serta menjaga kondusivitas pertandingan hingga akhir,” ujar Kapolsek Nanggung dalam keterangannya di lokasi.
Begitu bola dibagi dan wasit meniup peluit kick-off babak pertama, intensitas tinggi langsung tersaji. Kedua tim memperagakan permainan terbuka dan saling jual beli serangan sejak menit pertama demi mengamankan poin penuh. Baik Citumbuk FC maupun Samudra FC memperagakan permainan taktis dengan jual beli serangan yang memanjakan penonton.
Samudra FC menampilkan organisasi pertahanan yang rapat, namun tekanan bergelombang dari lini tengah Citumbuk FC terus memaksa barisan belakang bekerja ekstra keras.
Samudra FC sebenarnya menunjukkan organisasi pertahanan yang solid,namun,gelombang serangan yang dibangun oleh lini tengah Citumbuk FC,terus memberikan tekanan bertubi-tubi.
Momen kunci terjadi di detik-detik terakhir dibabak pertama.
Citumbuk FC Memanfaatkan celah kecil di lini belakang Samudra FC, penyerang Citumbuk FC melepaskan tembakan spektakuler yang dinilai sebagai salah satu gol terbaik dalam laga ini.
Gol tersebut mengubah papan skor,sekaligus memutus kebuntuan yang sempat membuat frustrasi kedua belah pihak.

Hingga sisa waktu babak pertama, Samudra FC mencoba bangkit dan meningkatkan intensitas serangan,untuk menyamakan kedudukan.
Barisan depan Samudra FC berkali-kali menggempur pertahanan lawan demi memecah kebuntuan.
Namun, lini belakang Citumbuk FC tampil sangat disiplin demi menjaga keunggulan tipis mereka. Ketatnya penjagaan dan koordinasi yang solid dari para pemain,bertahan Citumbuk FC membuat setiap peluang emas Samudra FC berhasil dipatahkan.
Sampai babak pertama habis, Samudra FC tidak bisa membayar tuntas atas ketinggalan skor 1 kosong oleh Citumbuk FC. Skor 1 kosong pun menutup paruh pertama pertandingan, memaksa Samudra FC harus memutar otak lebih keras di babak kedua.
Memasuki babak kedua, tensi permainan semakin memanas dengan jual beli serangan yang dilancarkan oleh kedua tim di Lapangan.
Namun petaka justru datang di pertengahan babak kedua. Alih-alih menyamakan kedudukan, Samudra FC malah kehilangan fokus dan konsentrasi di lini pertahanan mereka. Celah krusial ini berhasil dimanfaatkan dengan sangat cerdik oleh barisan penyerang lawan. Akibat kelengahan tersebut dibabak kedua ini di pertengahan menit terakhir, gawang Samudra FC harus kebobolan untuk kedua kalinya melalui skema serangan balik cepat yang dibangun rapi dari area pertahanan Citumbuk FC.
sampaynya peluit panjang terakhir dibunyikan, dan skor 2 kosong untuk Citumbuk FC
PT Nawasena Adikarya Mustika bersama seluruh jajaran manajemen klub diselimuti rasa bangga dan syukur Alhamdulilah . Langkah mantap ini akhirna citumbuk FC lolos dilaga grand pinal ini.
Saat diwawancara langsung di lapangan, kapten kesebelasan tim Citumbuk FC, Hapid Ali, dan Manajer Tim sekaligus pimpinan PT Nawasena Adikarya Mustika yang akrab disapa Bang Jek, menyampaikan apresiasi terdalamnya atas perjuangan keras seluruh tim hingga bisa lolos di grand pinal ini dan memenangkan juara 1 Turnamen open cup Curugbitung.
“Alhamdulillah, pada akhirna Citumbuk FC memenangkan Juara 1. Rasa bangga luar biasa saya sampaikan kepada seluruh elemen klub yang telah berjuang tanpa lelah,” ujar Bang Jek dengan penuh rasa syukur.
Kami mempersembahkan piala Juara 1 dan seekor sapi ini untuk seluruh pendukung setia Citumbuk FC yang tiada henti memberikan energi positif,” ujarnya usai mengangkat trofi.
Kemenangan di grand pinal ini menjadi suntikan motivasi besar bagi klub. Seluruh manajemen kini bisa membawa pulang trofi juara dan seekor sapi bagi PT Nawasena Adikarya Mustika dan seluruh pendukung setia.
(YUDI KUDIL)
