Bogor- SP.com – Kegiatan penyuluhan peningkatan kewaspadaan terhadap bahaya radikal teroris ini dibuka oleh Kabid Wasnas Bakesbangpol Harry Hazaruk Akbar, S.H., M.H.
Acara kegiatan ini diprakarsai oleh Bakesbangpol Kab.Bogor (Badan Kesatuan Bangsa dan Politik) dan diikuti oleh Ketua OSIS Madrasah Aliyah se-Kabupaten Bogor yang berjumlah sekitar 100 orang peserta dilaksanakan di Cahaya Village Resort Jl.Raya Puncak Cipayung Datar No : 2. Rabu (22/04/26).
Narasumber dari Ditjen Polpum Kemendagri Prayogo Heri Cahyono, M.M., yang menyampaikan peran generasi muda dalam menjaga persatuan dan mencegah radikalisme dilingkungan sekolah memiliki tantangan yang sangat banyak, salah-satunya akses Media sosial yang tidak terbatas dan karena anak- anak pada fase labil masa mencari aktualisasi diri ini jadi sangat rentan ,
” Harapannya supaya sekolah bisa menjadi salah satu benteng dari paparan bahaya radikal terorisme ” , jelasnya.
Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bogor Ferdinando Selmi Pardede menyampaikan bahwa , “game online dan Medsos bisa menjadi salah satu adiktif yang bisa kecanduan seperti narkoba lewat pintu masuk rekruter faham radikalisme melalui komunikasi game online dengan cara melalui kedekatan emosional lewat strategi yang lebih humanis “, tambahnya.
OSIS mempunyai peran penting yang harus inklusif jangan eklusif dan harapan dari rekan-rekan siswa yang lain.peran orang tua dan guru sangat penting dalam mencegah paparan faham radikalisme.
Sementara Kabid Wasda Bakesbangpol Prov. Jawa Barat Khairul Naim menyampaikan ada ancaman ideologi di Jawa Barat adalah faktual dan akses yg menciptakan paparan paling rawan tersebut di Jawa Barat adalah gadget. Kekecewaan emosional menjadi pendekatan doktrinisasi oleh rekruter.Faktor pendorong salah satunya termasuk bulying atau perundungan anak serta komunitas anak muda yg eklusif seperti gank motor dan sebagainya.
Kegiatan acara ini dihadiri juga oleh Muhamad Apendi, S.Sos., (Sub. Koordinator Kewaspadaan Dini dan Kerjasama Intelijen ) Kabupaten Bogor, Acep Hamidi, S.I.P., (Pelaksana pada Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik) Kab. Bogor.(RED)