
Bogor, Siaran-post.com – Pemerintah Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dalam rangka menyepakati dan menetapkan prioritas pembangunan serta penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Tahun 2027 dan Daftar Usulan RKP Desa (DU-RKP Desa) Tahun 2028. Kamis (08/10/2026)
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Bantarkaret yang diwakili Sekretaris Desa H Sastra, Kepala Seksi Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat Kecamatan Nanggung Dewi, Babinsa, Bhabinkamtibmas, para Ketua RT dan RW, BPD serta unsur kelembagaan desa dan tokoh masyarakat.
Musrenbangdes menjadi forum penting dalam menentukan arah pembangunan desa melalui proses musyawarah dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Berbagai usulan dibahas untuk kemudian ditentukan berdasarkan skala prioritas dan kebutuhan masyarakat.
Kepala Seksi Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat Kecamatan Nanggung, Dewi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Musrenbangdes merupakan momentum untuk menentukan program dan kegiatan yang menjadi prioritas pembangunan desa.
Menurutnya, setiap usulan perlu diselaraskan melalui musyawarah dengan tetap mengedepankan transparansi serta kepentingan masyarakat.

“Dalam Musrenbangdes ini kita bersama-sama menentukan program dan kegiatan yang menjadi prioritas, kemudian menyelaraskannya melalui musyawarah dengan tetap mengedepankan transparansi serta kepentingan masyarakat,” ujar Dewi.
Ia menyampaikan, dari hasil pembahasan, program pembangunan Desa Bantarkaret ke depan lebih banyak mengarah pada sektor infrastruktur, yang diharapkan dapat menunjang kebutuhan dan aktivitas masyarakat.
Namun demikian, Musrenbangdes tidak hanya membahas pembangunan fisik. Sejumlah program pemberdayaan masyarakat juga menjadi perhatian, salah satunya kegiatan konten kreator yang diarahkan sebagai wadah untuk meningkatkan keterampilan dan potensi masyarakat, khususnya generasi muda.
Program tersebut diharapkan dapat membuka peluang baru bagi masyarakat untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menjadi salah satu upaya dalam mengurangi angka pengangguran di Desa Bantarkaret.
Selain pembahasan program pembangunan, kegiatan tersebut juga menjadi momen penuh haru bagi Sekretaris Desa Bantarkaret. Dalam kesempatan itu, Sekdes menyampaikan bahwa Musrenbangdes tersebut menjadi salah satu kegiatan terakhir dirinya dalam menjalankan tugas sebagai Sekretaris Desa.
Dengan penuh kerendahan hati, dirinya menyampaikan permohonan pamit sekaligus permohonan maaf kepada seluruh peserta dan masyarakat apabila selama menjalankan tugas terdapat kesalahan, baik dalam perkataan maupun perbuatan.
“Pada kesempatan ini, saya juga ingin menyampaikan bahwa ini merupakan salah satu kegiatan terakhir saya sebagai Sekretaris Desa Bantarkaret. Saya mohon pamit dan memohon maaf kepada seluruh hadirin, rekan kerja, masyarakat, serta semua pihak apabila selama saya menjalankan tugas terdapat kesalahan, baik dalam perkataan maupun perbuatan,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan, kerja sama, serta kebersamaan yang telah terjalin selama dirinya mengemban amanah sebagai Sekretaris Desa Bantarkaret.
Musrenbangdes kemudian dilanjutkan dengan pembahasan berbagai usulan pmasyarakat dan penetapan skala prioritas pembangunan yang akan dituangkan dalam RKP Desa Tahun 2027 serta DU-RKP Desa Tahun 2028.
Melalui Musrenbangdes tersebut, diharapkan seluruh program yang telah disepakati dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendorong pembangunan Desa Bantarkaret yang lebih maju, transparan, dan berkelanjutan.
Jurnalis : Denny Jenott
