
BOGOR, Siaranpost.com || Pemerintah Desa Jayaraharja, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) yang dirangkaikan dengan Rembug Stunting serta pengesahan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Rabu (14/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di aula Kantor Desa Jayaraharja tersebut dimulai pukul 13.00 WIB. Agenda ini menjadi bagian penting dalam menentukan arah pembangunan desa sekaligus membahas program prioritas yang akan dilaksanakan pada tahun mendatang.
Musrenbangdes tersebut membahas penetapan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDesa) Tahun 2027 serta Daftar Usulan Rencana Kerja Pemerintah Desa (DU-RKPDesa) Tahun 2028 sebagai dasar penyusunan program pembangunan desa agar lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Kepala Desa Jayaraharja, Unus, dalam penyampaiannya menegaskan bahwa perencanaan pembangunan untuk tahun 2027 lebih difokuskan pada penentuan skala prioritas pembangunan infrastruktur.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan dalam mendukung aktivitas masyarakat serta mendorong kemajuan desa. Oleh karena itu, setiap usulan pembangunan perlu dibahas dan dipertimbangkan secara matang dengan melihat kebutuhan serta kondisi di lapangan.
Ia berharap melalui Musrenbangdes ini, program pembangunan yang direncanakan dapat tersusun dengan baik, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Jayaraharja.
Selain membahas perencanaan pembangunan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Rembug Stunting sebagai upaya memperkuat komitmen bersama dalam pencegahan dan penanganan stunting di tingkat desa.
Rembug Stunting menjadi forum untuk membahas langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu hamil, balita, dan keluarga yang membutuhkan perhatian dalam pemenuhan gizi serta pelayanan kesehatan.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan dalam mendukung aktivitas masyarakat serta mendorong kemajuan desa. Oleh karena itu, setiap usulan pembangunan perlu dibahas dan dipertimbangkan secara matang dengan melihat kebutuhan serta kondisi di lapangan.
Ia berharap melalui Musrenbangdes ini, program pembangunan yang direncanakan dapat tersusun dengan baik, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Jayaraharja.
Selain membahas perencanaan pembangunan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Rembug Stunting sebagai upaya memperkuat komitmen bersama dalam pencegahan dan penanganan stunting di tingkat desa.
Rembug Stunting menjadi forum untuk membahas langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu hamil, balita, dan keluarga yang membutuhkan perhatian dalam pemenuhan gizi serta pelayanan kesehatan.
Jurnalis : Denny Jenott & Supriatna Botol
